Lihat Negeriku

Meihat Indahnya Alam & Budaya Indonesia

  • Home
  • About
  • Destinasi
    • Sumatera
      • Nanggroe Aceh Darussalam
      • Sumatera Utara
      • Sumatera Barat
      • Riau
      • Jambi
      • Sumatera Selatan
      • Bangka Belitung
      • Bengkulu
      • Bandar Lampung
    • Jawa
      • DKI Jakarta
      • Banten
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • D.I.Yogyakarta
    • Bali dan Nusa Tenggara
      • Bali
      • Nusa Tenggara Barat
      • Nusa Tenggara Timur
    • Kalimantan
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Utara
    • Sulawesi
      • Sulawesi Barat
      • Gorontalo
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Utara
    • Maluku
      • Maluku
      • Maluku Utara
    • Papua
      • Papua
      • Papua Barat
  • Tags
    • Alam
    • Budaya
    • Event
    • Kuliner
    • Artikel
  • Youtube
    • Lihat Negeriku
  • Donasi
  • Blog Lainnya
    • Semakin Produktif
  • Contact

Setelah menikmati snorkling dan hiking kecil ke Gunung Anak Krakatau, aku beserta rombongan lanjut nyeberang ke Pulau Jawa. Tentunya bukan dengan cara berenang tetapi naik kapal ferry dari Bakauheni ke Merak.

Di Jakarta, kami cuma mampir ke Plaza Indonesia. Perjalanan pp hampir 4 jam, di sana cuma sejam doang. Ahaha. Itu pun, cuma numpang makan di kfc. Karena kami rasa cuma kfc yang paling realistis buat dompet kami. Wkwkw

Jam 10 malemnya kami udah nangkring di Stasiun Pasar Senen. Mengisi perut sejenak dengan jajanan di depan stasiun. Kami berangkat jam setengah 11 menuju Purwokerto. Pemandangan gelap dan lampu menyala sesekali menemani kami hingga tiba di Purwokerto sekitar pukul 5 pagi.

Perut pun berbunyi meminta diisi nasi uduk. Entah kebetulan atau enggak kebetulan. Ada penjual nasi uduk di depan stasiun. Sambil makan, kami ditemani bapak2 supir angkot yang ingin mengantar kami.

Setelah nego cukup enggak alot, sepakat untuk diantar ke

Lanjutan dari Day 1

Keesokan harinya, saat yang kami tunggu-tunggu yaitu mendaki kecil Gunung Anak Krakatau. Dari Pulau Sebesi menuju ke sana memakan waktu sekitar 2 jam. Sempat juga kami menikmati sunrise dari atas kapal. Sungguh.. indah? bukan. Sungguh.. sayang gak begitu indah. Karena langit berawan abu-abu..

Menatap Sunrise

Bukan Si Gundul


Setibanya di kaki gunung, kami diberikan pengarahan dan cerita singkat tentang sejarah Gunung  Anak Krakatau. Karena termasuk salah satu cagar alam, jadi tidak boleh sembarangan untuk

Travel-Mate, Travel itu Perjalanan, Mate itu Teman. Jadi bisa dikatakan Perjalanan Teman. #Eh bukan ding, yang bener yaitu Teman Perjalanan! :D

Namanya manusia, kita diciptakan dengan berbagai karakter, sifat dan kelebihan serta kekurangan masing-masing. Di dalam sebuah perjalanan, memilih travelmate itu sangat penting. Pasti kamu gak mau kan punya travelmate yang nyebelin atau ngerepotin kamu. Ini untuk trip yang kita rancang sendiri ya, beda lagi kalo kamu mau join open trip. Di sana kamu gak bisa nentuin siapa temen kamu hahaha.

Nah, kalo menurut saya, travelmate yang asyik itu ada beberapa poin, antara lain:

1. Jago Fotografi


Beberapa kendala di perjalanan saya sebelumnya, belum menemukan travelmate yang jago fotografi. Ada juga sih yang sedikit mengerti fotografi, tapi kebanyakan memfoto ala kadarnya saja. Fotografi yang  bener itu perlu mengabadikan momen-momen di perjalanan kita. Gak harus jago seperti professional sih, yang penting tahu teknik-tekniknya, misal mengambil angle yang bagus, komposisi dan lighting yang tepat.

2. Humoris




Kalo ini, pastinya kalian sudah pasti senang punya travelmate yang humoris atau kocak. Doi bisa mencairkan suasana dengan kekonyolannya, leluconnya, malah sesuatu yang gak terduga bisa jadi lucu dibuatnya. Tentunya harus tahu kapan dan saat tidak tepat buat ngelucu.


3. Gak mudah capek


Bayangkan kalo kamu punya travelmate yang mudah capek, baru jalan bentar minta istirahat, jalan sebentar lagi, mampir ke indomaret beli minum, jalan lagi beberapa menit, sampe objek wisata, ehh malah tidur di trotoar. Kan gak enak tuh, bisa-bisa kehilangan momen bahkan ketinggalan transportasi yang mau kita naikin. #Pengalaman

4. Tahu kapan harus santai dan buru-buru


Mungkin bagi orang lain ini gak terlalu diperhatikan.Tetapi travelmate yang tahu kapan saat-saat harus santai dan kapan harus buru-buru itu perlu. Karena saya termasuk tipe orang yang ingin menikmati perjalanan, gak perlu buru-buru sebelum mendesak. Namun bukan berarti terlalu santai. Santai maksudnya bisa menikmati waktu dengan gak sia-sia.

5. Mau diajak terpaksa susah


Di dalam perjalanan terkadang kita gak tahu apa yang bakal terjadi. Sudah merencanakan sesuatu tetapi kenyataannya kamu memilih dia daripada aku gak berjalan lancar. Dalam kondisi ini kita harus siap mental lahir dan batin, menyesuaikan keadaan menghadapi kesusahan. Travelmate yang asyik itu mau diajak terpaksa susah, selain mau diajak senang-senang dan gak ngeluh :)

Itulah lima tipe travelmate yang asyik menurut pengalaman dan penerawangan saya. Semuanya gak harus dimiliki satu orang, kalo mau begitu mungkin gak bakal nemu-nemu orangnya. Satu hal yang terpenting adalah bagaimana cara kita mengimbangi sifat travelmate kita. Siapapun itu kita harus know what they want. Dengan begitu dijamin perjalanan kita akan menyenangkan. Karena memahami orang lain itu gak sama seperti memahami orang-orangan. Sekian. Makacihh  Eaa...
Sebelumnya saya ucapkan makasih buat kalian semua yang udah mampir di blog saya ini. Tentunya semua isi blog ini gratis buat kalian baca dan saya harap informasi di sini bermanfaat, serta dapat menumbuhkan semangat travelling kalian untuk menjelajahi Indonesia yang super duper keren ini!

Sedikit cerita tentang salah satu impian saya yaitu dapat berkeliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke, menikmati alam, pedesaan, perkotaan, budaya, adat istiadat dan wisata kuliner di setiap tempat yang saya kunjungi, lalu membagikan cerita tersebut di blog yang kita cintai ini...


Sekiranya kalau kalian berkenan membantu penulis merealisasikan impiannya itu, kalian bisa mengirimkan donasi ke rekening penulis. Semua yang kalian berikan akan sangat berarti bagi perjalanan penulis. Semoga uang yang rela kalian berikan, dibalas oleh Tuhan berkali-kali lipat dan menambah rezeki kalian. Saya yakin, dengan membantu orang lain mewujudkan impiannya, maka bisa mempermudah kita mewujudkan impian dan mendapatkan yang kita inginkan. Aamiin...!! :D

Donasi dapat dikirim ke:


  • Bank BNI                023.249.7257  a.n M.Rizki Noviansyah
  • Bank BNI Syariah  042.779.2819  a.n M.Rizki Noviansyah
  • Bank BCA              84900.77.996  a.n M.Rizki Noviansyah



Atau Via Paypal

Klik tombol Donate di bawah ini







Setelah beberapa kali menunda ajakan trip dari temen, akhirnya aku bisa ngetrip juga #Alhamdulillah. Berawal dari iseng-iseng nyari open trip bulan november, gak sengaja ketemu trip Gunung Anak Krakatau yang diadakan oleh Ants Tour. Open trip tersebut dari tanggal 21-23 November. Dengan biaya Rp 450.000 meeting point di Pelabuhan Merak. Tapi untuk kami yang berasal dari palembang, dapet potongan harga karena kami bertemu di Bakauheni.

Seperti biasa, dengan cara gembel hemat naik kereta ekonomi jurusan Kertapati - Tanjung Karang dengan tiket sebesar Rp 37.500, lanjut naik bus dari terminal Rajabasa ke Pelabuhan Bakauheni dengan tarif Rp 30.000. Sampai di pelabuhan sekitar jam 12 malam. Kami segera tidur di ruang lesehan sembari menunggu rombongan dari  Jakarta tiba di pagi hari.

Oh ya hampir lupa, kami rombongan Palembang

Siapa yang tidak kenal dengan Gunung Semeru?

Sejak adanya film 5cm, gunung ini semakin terkenal di kalangan mereka yang bukan para pendaki gunung. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini pun selalu ramai di akhir pekan maupun hari libur lainnya.

Alhamdulillah, setelah pulang dari Gathnas BPI di Bandung 10-11 Mei2014 lalu, aku berkesempatan mendaki gunung ini dari tanggal 15-18 Mei ditemani sobat saya Yudhi yang menurut khayalan dia, mirip bang Zafran 5cm. Kami berdua ikut open trip yang diadakan oleh Sapa (Sahabat Penggiat Alam). Bertemu di stasiun Malang, berserta rombongan yang berjumlah sekitar 45 orang, kami langsung menuju daerah tumpang naik angkot, dan selanjutnya naik jeep menuju Ranu Pani.


Sepanjang perjalanan kami tidak pernah merasa bosan, rasa senang mendaki gunung, teman baru yang gokil dan kocak, serta pemandangan indah menemani kami. Ini kali kedua saya mengunjungi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), yang sebelumnya pada desember 2013. Namun tujuan saya waktu itu cuma ke Gunung Bromo naik motor.

Sesampainya di Ranu Pani, ketua rombongan kami langsung melakukan registrasi. Namun sayangnya kuota pendaki untuk tanggal 15 Mei tersebut sudah habis. Jadi kami terpaksa menunggu keesokan harinya untuk melakukan pendakian.

Hikmah dari penundaan ini, kami semua dapat
Older Posts Home

Popular Posts

  • BACKPACKING TO BANDUNG - BALI PART 1
    Perjalanan dimulai tanggal 14 Agustus dari Stasiun Kertapati Palembang . Kami berenam yaitu ane, Reddo, Imam, Ican, Icha dan Thia jan...
  • CAMPING DI PANTAI ITU MENGASYIKKAN!
    Halooo.. udah lama gak nulis nih. Maklum aja soalnya lagi fokus ke skripsi yang belom kelar2 -_- Tapi secepetnya bakal aku selesain...
  • BERMOTOR KE BROMO (PART 1)
    Sesuai judul di atas, sebenarnya aku gak nyangka banget bakal nonton langsung Depapepe dan ke Gunung Bromo. Karena awalnya  aku pikir, ...
  • LIBURAN KE PAGARALAM
    Yups sesuai judul, kali ini ane mau ceritain perjalanan ane dan tiga orang temen harry, redho dan sandy ke Kota Pagaralam. Liburanny...
  • PUNCAK SERIBU BUKIT, GUNUNG PRAU
    Setelah menikmati snorkling dan hiking kecil ke Gunung Anak Krakatau , aku beserta rombongan lanjut nyeberang ke Pulau Jawa. Tentunya b...

Blog Archive

  • ▼  2015 (7)
    • ▼  March (1)
      • PUNCAK SERIBU BUKIT, GUNUNG PRAU
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2014 (8)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (5)
  • ►  2013 (6)
    • ►  December (1)
    • ►  November (5)

Labels

jawa sumatera

Followers

Contact Us

Name

Email *

Message *

Copyright © 2015 Lihat Negeriku

Created By ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates